Agak terlambat bagi saya mendengar film yang menggemparkan dunia, terutama umat Islam. Film yang berdurasi cuma sekitar 15 menit itu berjudul FITNA.
Sebelumnya saya tidak tahu kalau film tersebut akan ditayangkan secara online di internet. Gratis. Waktu itu perhatian saya tertuju pada santernya berita suksesnya film Ayat-Ayat Cinta. Begitu saya tahu, Fitna ternyata ada di internet, saya pun mengaduk-aduk dunia maya untuk mencarinya. Namun sayang, situs utama penayang film ini, yaitu LeakLive.com telah dihapus dalam servernya. Beruntung YouTube masih menyisakan sebagian.
Terus-terang belum tuntas saya menonton film tersebut, karena entah kenapa pada pertengahan film yang saya tonton terputus begitu saja. Beberapa kali saya ulang, tetap saja terputus pada bagian itu. Oleh karenanya, dalam tulisan ini, saya sekedar menunjukkan beberapa ayat yang dikutip dalam film Fitna dan dibandingkan dengan terjemahan dalam kitab suci Al Quran yang saya miliki, yaitu terbitan UII Press, 2003.
Ayat Pertama:
Surat 8 (Al Anfaal), ayat 60
Versi film Fitna:
Prepare to destroy them with all force
terrorise Allah's enemy and your enemy
Versi kitab suci Al Quran, lengkap 1 ayat:
Untuk menghadapi mereka siapkanlah segala kemampuan,
Dari pasukan kuda yang ditambat,
Dengannya kamu mampu menggetarkan musuh Allah dan musuh kamu,
Serta kelompok lain yang tidak kamu ketahui, tetapi Allah mengetahui.
Apa saja yang kamu belanjakan di jalan Allah,
Niscaya akan dibalas secara sempurna, sedang kamu tidak akan dirugikan.
Ayat Kedua
Surat 4 (An Nisaa’) ayat 56
Versi film Fitna:
Those who are disbelievers will be burned in fire
and when their skin is crispy like a turkey's
we will replace it with another skin
so that they will know their punishment
Allah is great and wise
Versi kitab suci Al Quran, lengkap 1 ayat:
Mereka yang kafir kepada ayat Kami akan Kami masukkan ke neraka.
Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti dengan kulit yang lain,
Agar mereka merasakan azab itu.
Sungguh Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
Ayat Ketiga
Surat 47 ayat 4
Versi film Fitna:
When you have an encounter with a disbeliever
cut their throats with a sword and spill their blood
Versi kitab suci Al Quran, lengkap 1 ayat:
Kalau kamu berjumpa orang-orang kafir dalam peperangan, potonglah batang leher mereka,
Kemudian kamu dapat membebaskan secara murni atau dengan tebusan,
Sampai peperangan benar-benar berhenti.
Demikian sekiranya Allah menghendaki, pasti Ia berkuasa membinasakan mereka,
Tetapi Allah akan menguji sebagian kamu dengan yang lain.
Mereka yang terbunuh dalam menegakkan agama Allah,
Dia tidak akan menyia-nyiakan amal mereka.
Selintas Komentar
Sengaja saya tidak menerjemahkan bahasa Inggrisnya. Anda yang mahir dalam berbahasa Inggris akan melihat secara jelas penyesatan makna yang terkandung dalam versi Inggris dan Indonesianya. Sayang sekali saya tidak menguasai bahasa Belanda. Padahal film itu sebenarnya dibuat dalam bahasa Belanda.
Untuk lebih jelas memahami makna yang terkandung dalam setiap ayat yang dikutip, silakan buka kitab suci Al Quran, lalu bacalah ayat-ayat sebelum dan sesudahnya. Misalnya pada kutipan Ayat Pertama, bacalah surat Al Anfaal ayat 50 (dan atau sebelumnya) sampai dengan ayat 70 (dan atau sesudahnya).
Bagi saya, Greet Wilders, si pembuat film, telah mengemasnya terlalu sembrono. Jelas 100% ia tidak memahami apa yang dikutip dalam kitab suci Al Quran, sehingga salah menafsirkan maknanya. Dan sepertinya memang ini bukan film serius, melainkan film main-main saja, sebagaimana sama dengan kebanyakan film yang ada dalam YouTube.
Lewat film itu, Greet Wilders tidak membukakan mata dunia, tetapi malah mencari musuh. Sama halnya gambar kartun Nabi Muhammad yang ditampilkan pada pembuka film. Wilders tidak tahu kalau kasus gambar kartun tersebut dikarenakan umat Islam melarang keras mewujudkan Nabi mereka dalam wujud gambar atau patung. Sepertinya memang Wilders mau cari penyakit!
Bagi anda yang sudah berhasil men-download film Fitna, selamat menikmati film tersebut. Tapi apakah pernah terlintas di benak anda, ada ajaran agama yang menghalalkan kekerasan secara membabi-buta? Kalau menurut saya, semua agama mengajarkan kasih sayang, baik secara vertikal maupun horizontal. Hablum minannaas, hablum minnallah. Kalaupun ada sekelompok orang yang mengaku dari ajaran agama tertentu membuat keonaran tanpa suatu alasan yang jelas, Tuhan akan melaknatnya. Laknatullah! Jika anda pernah membaca sejarah Nabi Muhammad, sang pembawa Islam, salah satu ajaran beliau yaitu bertoleransi antar umat beragama. Siapa yang diperangi Muhammad kala itu? Orang-orang kafir! Siapakah orang-orang kafir itu? Yang dimaksud orang-orang kafir adalah orang-orang yang menentang ajaran Nabi Muhammad. Orang-orang yang melarang umat Nabi beribadah sesuai dengan ajaran beliau. Orang-orang yang menyiksa orang lain demi meninggalkan ajaran Nabi. Orang-orang yang iri dan dengki terhadap Nabi. Itulah orang-orang kafir! Jadi TIDAK semata-mata orang non-muslim disebut kafir.
Akhir kata, jadilah orang beragama yang baik. Tidak ada gunanya memiliki rasa iri dan dengki terhadap agama lain. Tuhan akan melaknat manusia yang memiliki rasa iri dan dengki. Jangan sampai tersesat oleh Ayat-Ayat Fitna. [dh]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar