Hitungan cepat (quick count) Pilkada DKI usai sudah. Dari hasil yg ada, kita sudah bisa melihat peta kekuatan paslon yg lolos di putaran kedua nanti.
Paslon no.1 tamat riwayatnya. Persis spt yg diprediksi oleh banyak lembaga survei sebelumnya. Sementara paslon no.2 & no.3 bersaing ketat. Meski paslon no.3 kalah oleh paslon no.2, tp selisihnya sangat tipis sekali. Ini yg membuat paslon no.2 wajib berhati-hati di putaran kedua nanti.Kemenangan tipis ini sangat berbahaya jika diabaikan.
Di putaran kedua nanti udah bisa dipastikan paslon Anies-Sandi akan mendapatkan dukungan dari para pemilih paslon Agus-Sylvi. Meski mendapatkan hasil paling rendah & tidak lolos, paslon Agus-Sylvi memiliki pendukung yg tak bisa diremehkan. Geng umrohnya yg business class itu jelas sekali mempunyai jemaah cukup banyak. Secara sederhana, klo hasil di putaran pertama utk paslon no.1 & no.3 dijumlahkan, paslon no.2 akan keteteran. Itu hitung2an logis matematis. Tp tentunya jangan melupakan faktor2 lainnya jg.
Ahok masih terjerat oleh proses pengadilan. Akan tidak mudah memengaruhi para pembencinya gegara Al Maidah 51 utk beralih memilihnya di putaran kedua. Waktunya sangat sempit. Blum lagi para pendukung Anies-Sandi tidak bakalan diam begitu saja. Aksi2 dg nomor seri itu pasti akan dilakukan lagi. Ayat Al Maidah 51 masih tetap menjadi senjata ampuh utk menaklukkan Ahok.
Paslon Ahok-Djarot bisa menang di putaran kedua mungkin sebuah mukjizat. Kabarnya ada warga yg tidak dapat kesempatan memilih krn kehabisan kartu suara. Jumlahnya banyak sekali. Nah, ini harusnya perlu dikawal ketat oleh para pendukung Ahok. Jangan sampai hal itu terjadi lagi di putaran kedua. Timses Ahok-Djarot jg hrs sangat menjaga Ahok utk tidak melakukan blunder lagi. Setiap omongan Ahok sangat berbahaya utk diplintir oknum2 yg tak bertanggung-jawab shg menjadi hoax/meme yg viral.
Kita, baik warga DKI maupun bukan, semua berharap di masa kampanye putaran kedua nanti akan lebih damai & tenang. Siapapun yg menang, semoga menjadi gubernur panutan bagi daerah2 lainnya. Gubernur baru jangan sampai mengobok2 Jakarta yg baru menjadi Jakarta yg dulu. Banjir yg sudah ditangani dg sangat baik, semoga menjadi lebih baik lagi, atau paling tidak dijaga agar tidak menjadi parah lagi. Sungai2 yg sudah bersih, semoga tetap terjaga & diikuti oleh sungai2 lain yg masih kotor oleh limbah. Pelayanan publik jg menjadi lebih baik lagi. Dan yg terpenting, duit rakyat jangan dikorupsi ya! Semoga dikelola dg baik pula!
:)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar